Kamis, 25 Juni 2009

Type Soal UN SMA

Saya mempunyai ide agar pengalaman pahit UN 2009 dijadikan pijakan agar bila UN tetap ada untuk SMA sebaiknya dilakukan beberapa perubahan dan perbaikan pada hal-hal yang menurut saya sangat prinsip. Kecenderungan terjadinya kecurangan pada pelaksanaan UN dapat dikurangi dengan menerbitkan TYPE SOAL sebanyak 20 untuk masing-masing mapel dan harus sama atau relatif sama mengenai topik dan tingkat kesulitan soalnya, kemudian derada dalam satu amplop dan dipergunakan untuk UN pada tiap-tiap ruang UN di seluruh Indonesia. Tidak perlu adanya aturan Type soal harus dibagikan ke peserta dengan urutan apa dalam ruang ujian, sehingga tidak ada kesan direncanakan type soal apa untuk peserta siap pada saat UN. Hal ini menurut saya mempersulit adanya komunikasi antar peserta UN dalam satu ruangan, antar ruangan, antar sekolah dan seterusnya. Bila memang Penilaian dilakukan secara komputerisasi, maka tidak boleh ada keluhan dengan banyaknya type soal, terkecuali dinilai secara manual oleh guru. Sudah lama saya prihatin dengan adanya berita-berita yang negatif tentang UN, tetapi UN tetap diselenggarakan dengan tidak dilakukan perbaikan dan penyempurnaan baik mengenai teknik penyusunan soal UN maupun teknik pelaksanaan UN di ruang ujian. Semoga pemikiran saya ini menjadi bahan pertimbangan untuk diteliti dan ditindaklanjuti oleh BSNP maupun pihak yang berwewenang. Sukses buat Indonesia.....Raya

1 komentar:

  1. Memang benar!!! apa yang terjadi selama ini dengan adanya UN yang sangat rancu alias amburadul...
    Ujian UN aja sulit, belum tentu siswa langsung dapat dunia kerja atau dengan nilai yang baik belum tentu mereka hidup dengan layak...
    Gimana dengan anak bangsa ini...????????

    BalasHapus